Uraian Tugas dan Fungsi

Satuan Polisi Pamong Praja merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan bidang SatuanPolisiPamongPraja, dipimpin oleh seorang Kepala Satuan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lahat adalah Satuan Daerah Kabupaten Tipe A, terdiri dari :

  1. Kepala Satuan;
  2. Sekretariat membawahi :
    1. Sub Bagian Program
    2. Sub Bagian Keuangan
    3. Sub BagianUmumdanKepegawaian
  3. Bidang Penegakan Peraturan Daerah membawahi :
    1. Seksi Penegakan
    2. Seksi Hubungan Antar Lembaga
    3. Seksi Bimbingan dan Penyuluhan
  4. Bidang Ketertiban Umumdan Ketentraman Masyarakat membawahi :
    1. Seksi Operasi dan Pengendalian
    2. Seksi Tibum
    3. Seksi Kewaspadaan Dini
  5. Bidang Pembinaan Satlinmas mebawahi :
    1. Seksi Data danInformasi
    2. Seksi Pelatihan dan Mobilisasi
    3. Seksi Monitoring dan Pelaporan
  6. Bidang Pemadam Kebakaran membawahi :
    1. SeksiOperasional
    2. SeksiPencegahandan Pengendalian
    3. Seksi Sarana danPrasarana

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai tugas membantu bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang Satuan Polisi Pamong Praja. Dalam menjalankan tugas mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan program dan pelaksanaan penegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, perlindungan masyarakat serta pemadaman kebakaran;
  2. Pelaksanaan kebijakan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  3. Pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  4. Pelaksanaan kebijakan perlindungan masyarakat;
  5. Pelaksanaan kebijakan pemadaman kebakaran;
  6. Pelaksanaan koordinasi penegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Penyidikan Pegawai Negeri Sipil dan atau aparatur lainnya;
  7. Pengawasan terhadap masyakarat aparatur atau badan hukum agar mematuhi dan mentaati Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.

Sekretariat Satuan dipimpin oleh seorang Sekretaris Satuan dan mempunyai tugas memberikan pelayanan teknis dan administrasi kepada seluruh unit kerja di lingkungan Satuan Polisi PamongPraja.dalam menjalankan tugas mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan penyusunan program, evaluasi dan pelaporan;
  2. Pelaksanaan penyusunan anggaran dan kegiatan;
  3. Pengelolaan administrasi keuangan;
  4. Pengelolaan dan pelayanan admintrasi umum dan ketaatusahaan;
  5. Pengelolaan administrasi kepegawaian;
  6. Pengelolaan administrasi perlengkapan;
  7. Pengelolaan urusan rumah tangga kantor;
  8. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan tugas-tugas bidang;
  9. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi organisasi dan tatalaksana;
  10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Sub Bagian Program dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan subbagian;
  2. Menghimpun dan menyiapkan data dan bahan dalam rangka penyusunan program;
  3. Melaksanakan perencanaan dan penyusunan program;
  4. Melaksanakan monitoring dan evaluasi program;
  5. Menghimpun dan menyiapkan bahan penataan organisasi, ketatalaksanaan dan perundang-undangan;
  6. Menghimpun tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan subbagian;
  2. Melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan;
  3. Melaksanakan pengumpulan bahan dan penyiapan rencana belanja pegawai, opersional, pemeliharaan serta belanja barang dan jasa;
  4. Melaksanakan penyiapan bahan administrasi dan pembukuan keuangan;
  5. Menghimpun data dan menyusun laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan pengelolaan keuangan;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Subbagian;
  2. Melaksanakan pengelolaan administrasi surat menyurat dan kearsipan serta perlengkapan kantor;
  3. Melaskanakan tugas urusan rumah tangga, perlengkapan, dan peralatan serta keamanan kantor;
  4. Melaksanakan urusan keprotokolan dan kehumasan;
  5. Memelihara dan menata lingkungan kantor, kendaraan dinas, perlengkapan dan aset lainnya;
  6. Menyiapkan rencana kebutuhan, pengadaan sarana dan prasarana, pendistribusian, inventarisasi dan pengahapusan barang inventaris kantor;
  7. Membuat dan melaksanakan urusan administrasi kepegawaian;
  8. Menyusun dan melaksanakan pengembangan karier, penegakan disiplin, pendidikan dan pelatihan serta kesejahteraan pegawai; dan melaksakan tuga lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Penegakan Peraturan Daerah

 Bidang Penegakan Peraturan Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan / pengawasan dan evaluasi di bidang Penegakan Peraturan Daerah.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dalam menjalankan tugas mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahandan pelaksanaan Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  2. Penyiapan bahan dan pelaksanaan hubungan antar lembaga;
  3. Pelaksanaan koordinasi kegiatan Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  4. Pelaksanaan koordinasi kegiatan hubungan antar lembaga;
  5. Pemberdayaan sumber daya aparatur dan mitra kerja bidang Penegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Penegakan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan seksi;
  2. Menyusun bahan-bahan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  3. Melakukan tindakan penertiban non yustisial dan administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. Melakukan tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah
  5. Melakukan koordinasi dan kerja sama dalam kegiatan penyelidikan dan penyidikan dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan / atau unit kerja lainnya;
  6. Membuat laporan pelaksanaan tugas dan kegiatan penyelidikan dan penyidikan;
  7. Melaksanakan monitoring dan evaluasi tindak lanjut hasil penyelidikan dan penyidikan;
  8. Menerima dan meindaklanjuti laporan dan/ atau pengaduan atas pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah;
  9. Melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yang berkoordinasi dengan PPNS;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Hubungan Antar Lembaga dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah yang mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan penyusunan program kerja seksi hubungan antar lembaga;
  2. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan Instansi terkait dalam perencanaan dan evaluasi program Satuan Polisi Pamong Praja;
  3. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama operasional dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten/Provinsi lainnya;
  4. Melaksanakan penyusunan bahan dan fasilitasi rekomendasi perjanjian penggunaan nomor rahasia /khusus kendaraan dinas
  5. Melaksanakan fasilitasi bahan rekomendasi perjanjian dan pelayanan umum di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  6. Melaksanakan pengawasan dan penertiban terhadap aset daerah;
  7. Melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  8. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi yang berkaitan dengan tugas seksi hubungan antar lembaga;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Bimbingan dan Penyuluhan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja seksi;
  2. Menyiapkan bahan penyusun petunjuk pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan;
  3. Menyiapkan bahan dan referensi tentang Pereturan Daerah dab Peraturan Kepala Daerah sebagai Pedoman bahan bimbingan/pedoman;
  4. Melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat agar mentaati Peraturan Derah dan Peraturan Kepala Daerah dalam memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  5. Mensosialisasikan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah kepada masyarakat;
  6. Melaksanakan penyiapan bahan implementasi kebijakan di bidang pembinaan satlinmas;
  7. Mengevaluasi pelaksanaan tugas dilingkungan seksi bimbingan dan penyuluhan dengan cara mengidentifikasi kinerja dimasa mendatang;
  8. Menyusun laporan pelaksanaan tugas;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat

Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi di bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat,dalam menjalankan tugas mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan dalam rangka operasi dan pengendalian;
  2. Penyiapan bahan perumusan kebijakan dalam rangka melakukan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  3. Pengkoordinasian kebijakan dan kegiatan operasi dan pengendalian serta ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  4. Pelaksanaan kegiatan operasi dan pengendalian serta ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  5. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kebijakan dan kegiatan operasi dan pengendalian serta ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  6. Pemberdayaan sumber daya aparatur dan mitra kerja Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Operasi dan Pengendalian dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakatyang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan seksi
  2. Menyiapkan bahan kebijakan dalam rangka operasi dan pengendalian ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  3. Melakukan evaluasi terhadap kegiatan operasi dan pengendalian ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  4. Melaksanakan pemeriksaan dan tindakan pertama di tempat yang berhubungan dengan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Ketertiban Umum dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Ketertiban Umum dan KetentramanMasyarakatyang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan seksi;
  2. Menyiapkan bahan kebijakan dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  3. Melakukan koordinasi dalam rangka melaksanakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  4. Melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  5. Melaksanakan kegiatan pengamanan unjuk rasa dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  6. Melakukan pendataan terhadap gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  7. Membuat laporan pelaksanaan tugas dan kegiatan patroli serta pengamanan unjuk rasa dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  8. Melakukan evaluasi terjadap kegiatan patroli dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Kewaspadan Dini dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja dan kegiatan seksi;
  2. Menyiapkan dan melaksanakan kerjasama dengan lembaga dan instansi terkait dalam rangka deteksi dini, kerjasama intelkam, serta pengawasan orang/lembaga asing sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  3. Melaksanakan dan membina upaya kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, sesuai ketentuan berlaku dalam rangka pelaksanaan program kerja;
  4. Menyiapkan dan melaksanakan pembinaan sumber daya manusia aparatur dalam bidang kewaspadaan dini;
  5. Mengevaluasi pelaksanaan tugas dilingkungan seksi kewaspadaan dini dengan cara mengidentifikasi hambatan / kendala yang ada dalam rangka perbaikan kinerja;
  6. Menyusun laporan pelaksanaan tugas;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Satlinmas

Bidang Satlinmasdipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi di bidang Satlinmas. Kepala BidangSatlinmas dalam menjalankan mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan Satlinmas;
  2. Penyiapan bahan perumusan kebijakan pelatihan dan mobilasasi;
  3. Pengkoordinasian kebijakan dan kegaiatn Satlinmas;
  4. Pelaksanaan kegiatan perencanaan informal dan pelatihan mobilisasi;
  5. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kebijakan dan kegiatan Satlinmas;
  6. Pemberdayaan sumber daya dan mitra kerja Bidang Satlinmas;
  7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Data dan Informasi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Satlinmas yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja seksi;
  2. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi;
  3. Melaksanakan penyiapan bahan sistem informasi;
  4. Melaksanakan penyiapan bahan implementasi kebijakan teknis di bidang data dan informasi
  5. Melaksanakan penyiapan bahan rencana kebutuhan dan pengadaan data da informasi
  6. Memfasilitasi penyelenggaraan pengolaan data dan informasi;
  7. Melaksanakanpenyiapan bahan dokumen evaluasi dan pelaporan saksi;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Pelatihan dan Mobilisasi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Satlinmasyang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja seksi;
  2. Melaksanakan penyiapan bahan pelatihan Satlinmas;
  3. Melaksanakan penyiapan melaksanakan mobilisasi anggota Satlinmas
  4. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka pelatihan dan mobilisasi Satlinmas;
  5. Melaksanakan penyiapan bahan implementasi kebijakan di bidang pembinaan satlinmas;
  6. Melaksanakan penyiapan bahan rencana kebutuhan pelatihan satlinmas;
  7. Memfasilitasi dan mobilisasi dalam membantu penanganan bencana dan sosial kemasyrakatan
  8. Melaksanakan penyiapan bahan dokumen evaluasi dan pelaporan seksi;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Monitoring dan Pelaporan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Satlinmasyang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja seksi;
  2. Melaksanakan penyiapan bahan monitoring pelaksanaan tugas Satlinmas;
  3. Melaksanakan penyiapan bahan penyusun laporan kegiatan Satlinmas;
  4. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka monitoring dan pelaporan Satlinmas;
  5. Menginventarisasi Peraturan Perundang-Undangan dalam penyusunan hasil monitoring dan pelaporan kegaitan satlinmas;
  6. Melaksanakan penyiapan bahan dokumen evaluasi pelaporan seksi satlinmas;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya

 

Bidang Pemadam Kebakaran

Bidang Pemadam Kebakaran dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan, pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis, serta pemantauan dan evaluasi di bidang PemadamKebakaran. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dalam menjalankan tugas mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan program san kegiatan bidang dalam jangka pendek,menegah dan jangka panjang;
  2. Perumusan kebijakan teknis di bidang pencegahan bahaya kebakaran;
  3. Pelaksanaan usaha-usaha terhadap pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran;
  4. Penyelenggaraan kegiatan pemadam kebakaran dan penyelamatan;
  5. Pembinaan terhadap unit pelaksana teknis dalam lingkup tugasnya;
  6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Operasional dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pemadam Kebakaran yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kegiatan seksi operasional;
  2. Menyusun kebijakan teknis di bidang operasional pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  3. Menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan di bidang operasional pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  4. Menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja operasional pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  5. Melaksanakan kegiatan koordinasi dengan instansi lain dalam upaya penanggulangan bidang pemadam kebakaran;
  6. Melaksanakan kegiatan pemadam kebakaran dan penyelamatan;
  7. Melaksanakaan pengawasan dan monitoring pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah Kabupaten Lahat;
  8. Menyiapkan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman dan petunjuk operasional sistem operaional pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  9. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan seksi opersional;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Seksi Pencegahan dan Pengendalian dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pemadam Kebakaran yang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Pencegahan dan pengendalian;
  2. Menyusun kebijakan teknis di bidang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  3. Menyiapakan bahan pelaksanaan kegiatan di bidang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  4. Menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja di bidang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  5. Melaksanakan pemetaan dan pendataan titik-titik rawan kebakaran;
  6. Melaksanakan penilaian teknis izin bangunan dan penggunaan bahan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terhadap bangunan berlantai dan bertingkat;
  7. Melaksanakan penyuluhan dan sosilisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran;
  8. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan laporan kegiatan seksi pencengah dan pengendalian;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

 

Seksi Sarana dan Prasarana dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pemadam Kebakaranyang mempunyai tugas :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Sarana dan Prasarana;
  2. Menyusun kebijakan teknis di bidang sarana dan prasarana pemadam kebakaran;
  3. Menyiapakan bahan pelaksanaan kegiatan di bidang sarana dan prasarana pemadam kebakaran;
  4. Menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja di bidang sarana dan prasarana pemadam kebakaran;
  5. Melaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran;
  6. Melaksanakan penataan, pengaturan penyimpanan dan peralatan pemadam kebakaran;
  7. Melaksanakan pengawasan terhadap peralatan dan sarana kebakaran;
  8. Menyiapakan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, pedoman dan petunjuk operasional sarana dan prasarana pemadam kebakaran;
  9. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan seksi sarana dan prasarana;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.